Hak Voc Untuk Menebang Tanaman Rempah-rempah Di Maluku Adalah – Jutaan pohon cengkeh dan pala yang produktif harus dimusnahkan. Masyarakat adat dilarang keras menanam dan/atau memelihara pohon herba. Penanaman yang tertangkap akan dihukum berat.

Seperti emas dan perhiasan, kehangatan dan aroma cengkeh telah menjadi magnet luar biasa bagi banyak negara di dunia. Orang-orang berani mempertaruhkan keselamatan mereka dan segalanya demi keuntungan ekonomi dan meraup keuntungan dari cengkeh.

Hak Voc Untuk Menebang Tanaman Rempah-rempah Di Maluku Adalah

Sepanjang masa penjelajahan yang dimulai pada abad ke-14, negara-negara Eropa melakukan segala upaya untuk mendapatkan rempah yang sangat berharga ini. Tidak masalah jika Anda harus berlayar melawan ombak besar, melewati badai atau menyeberangi lautan ke timur yang belum ditemukan.

Rempah Nusantara: Atribut Sejarah Dan Harapan Masa Depan

Menurut sejarah, sekitar tahun 1512 bangsa Portugis datang ke wilayah Maluku Utara, lebih tepatnya ke Ternate. Tujuan mereka jelas: mencari dan menemukan ‘pulau fantastis’ yang kaya akan rempah-rempah. Kemudian Sultan Bayanullah memberikan semua hak dan izin kepada Portugis untuk berdagang rempah-rempah, khususnya cengkih, di Ternate.

Kemudian bangsa lain datang. Spanyol, Belanda, dan Inggris berjuang untuk mendapatkan bahan mentah yang berharga ini. Mereka mendekati sultan, menyerang dan membunuh satu sama lain untuk mendapatkan monopoli perdagangan. Portugis dan Spanyol akhirnya meninggalkan Maluku dan Inggris juga tidak dapat bersaing dengan agresivitas Belanda. Hingga akhirnya hanya Belanda yang mendapat hak penuh atas monopoli cengkih di Maluku dan sekitarnya selama dua abad berikutnya.

Baca Juga  Sekarang Abad Ke Berapa

Jutaan pohon cengkeh dan pala yang produktif harus dimusnahkan. Masyarakat adat dilarang keras menanam dan/atau memelihara pohon herba. Penanaman yang tertangkap akan dihukum berat.

Selain ektirpati, Belanda juga melakukan perjalanan hongi. Menggunakan dan meniru kapal lokal, Belanda membangun armada penjaga menggunakan kapal Kora-Kora. Cara ini dianggap efektif untuk mengendalikan pedagang asing yang mencoba masuk dan berdagang di kerajaan lokal.

Sejarah Indonesia Kls Xi Materi

Semua upaya licik ini dilakukan karena sejak tahun 1652 harga rempah-rempah dunia di pasar internasional turun tajam. Pasokan dari Timur berlebihan dan hampir semua pedagang dapat mengimpor rempah-rempah.

Untuk mencegah jatuhnya harga dan kenaikan harga lebih lanjut, VOC memutuskan untuk mengurangi produksi dengan menebang jutaan pohon cengkih. Namun alam masih baik, kebijakan pemusnahan tidak mampu mengendalikan rimbunnya pohon cengkeh di gunung Gamalama.

Anda ingin mengetahui informasi tentang sejarah Indonesia, budaya Indonesia dan budaya yang berbeda di negara ini. Yuk, kunjungi saja www. disini kalian akan belajar banyak tentang budaya,adat istiadat yang terjadi atau terjadi di Indonesia Halo sobat, Tahukah kalian bahwa VOC berhak memotong rempah-rempah di Maluku? Maluku merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terkenal dengan kekayaan rempah-rempahnya. Rempah-rempah seperti cengkih, pala, dan lada menjadi komoditas yang sangat berharga sejak zaman kolonial dan banyak dicari oleh orang Eropa, terutama orang Belanda. Belanda berhasil menguasai perdagangan rempah-rempah di Maluku melalui monopoli mereka dengan mendirikan perusahaan bernama Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC).

Namun, tahukah Anda bahwa VOC berhak memotong tumbuhan di Maluku? Bagaimana hal itu terjadi? Dalam artikel ini akan dibahas secara detail hak VOC memotong rempah-rempah di Maluku dan dampaknya bagi masyarakat di sana.

Baca Juga  Tuliskan Empat Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Modernisasi

Sejarah Tentang Voc,organisasi Perdagangan Yang Menyengsarakan

Seperti diketahui, VOC merupakan perusahaan dagang Belanda yang memonopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku. Dalam hal ini VOC berhak menguasai perdagangan rempah-rempah dan menentukan harga jualnya. VOC bahkan melakukan tindakan yang sangat kejam seperti memusnahkan tanaman herbal yang tidak dikelolanya sendiri dan memberlakukan sistem kerja paksa bagi para petani di Maluku.

Tidak hanya menguasai perdagangan rempah-rempah, VOC juga berhak menebang tanaman rempah-rempah di Maluku. Hal itu terjadi karena VOC berkepentingan untuk menguasai semua tahapan produksi rempah-rempah, mulai dari penanaman hingga produksi. Memotong rempah-rempah memungkinkan VOC untuk mengontrol produksi rempah-rempah dan mengatur harga jualnya.

Dalam menjalankan haknya untuk memotong tumbuhan, VOC sering mengabaikan hak-hak petani dan masyarakat setempat di Maluku. VOC menganggap jamu hanya sebagai komoditas dan tidak memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dari pengoperasiannya.

Hak VOC untuk menebang perkebunan rempah-rempah di Maluku berdampak besar bagi penduduk setempat dan lingkungan. Salah satu akibat yang paling terlihat adalah hilangnya tanaman herbal yang menjadi sumber pendapatan masyarakat Maluku. Tanaman herbal merupakan sumber pendapatan utama petani di Maluku, dan kehilangannya berarti hilangnya mata pencaharian.

Majalah Duta Rimba 95 Edisi Maret

Selain itu, pemotongan tumbuhan juga memiliki konsekuensi bagi lingkungan sekitar Maluku. Menggunakan bahan bakar untuk mengolah rempah-rempah dan menebang pohon di hutan menyebabkan polusi udara dan kerusakan hutan lebih lanjut. Hal ini juga menyebabkan perubahan iklim global.

Pengaruh lainnya adalah penggunaan kerja paksa oleh VOC dalam produksi rempah-rempah. Ratusan ribu orang Maluku dipaksa bekerja di perkebunan VOC tanpa menerima upah yang memadai dan hidup dalam kondisi yang sangat tidak manusiawi.

Baca Juga  Jelaskan Yang Dimaksud Dengan Tanda Tempo Lagu Moderato

Hak VOC untuk menebang perkebunan rempah-rempah di Maluku berdampak sangat besar bagi penduduk setempat dan lingkungan di sana. VOC mengabaikan hak-hak petani dan masyarakat lokal dan hanya mengutamakan kepentingan komersial mereka. Tumbuhan herbal yang menjadi sumber pendapatan masyarakat Maluku hilang akibat ulah VOC dan daerah sekitar Maluku rusak akibat penggunaan BBM dan penebangan yang semakin parah.

Sejarah ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk menghormati hak-hak masyarakat lokal dan menjaga lingkungan sekitar kita. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi teman-teman. Sampai jumpa di artikel menarik lainnya!

Docx) Dampak Kebijakan Pemerintah Kolonial Terhadap Masyarakat Indonesia

Hak yang dimiliki voc, hak oktroi voc adalah, voc di maluku, 4 hak istimewa voc, hak voc, rempah rempah maluku, sebutkan hak istimewa voc, hak istimewa voc adalah, hak monopoli voc, hak istimewa voc disebut, hak dan kewenangan voc, hak hak istimewa voc