Jelaskan Pengelompokan Bahan Tambang – 2 Pertambangan Sumber daya alam adalah sumber daya yang ada di muka bumi yang berupa benda-benda yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Berdasarkan bentuknya, sumber daya alam dibedakan menjadi 2 golongan, yaitu: sumber daya alam terbarukan dan sumber daya alam tidak terbarukan termasuk mineral. Kurikulum 2013 khususnya pada mata pelajaran sumber daya alam mineral.

Mulai dari pencarian prospek, eksplorasi, evaluasi, penambangan, pengolahan, pemurnian, pengangkutan, pemasaran hingga kegiatan, teknologi dan usaha yang berkaitan dengan industri pertambangan. Pertambangan adalah serangkaian kegiatan dalam rangka pencarian, penambangan (penggalian), pengolahan, eksploitasi dan penjualan bahan galian (mineral, batubara, panas bumi, minyak dan gas bumi).

Jelaskan Pengelompokan Bahan Tambang

4 Penambangan Penambangan adalah nama suatu benda (dalam hal ini nama suatu kegiatan), penambangan adalah nama suatu tempat, dan penambangan adalah suatu proses. Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil pertambangan adalah hasil pertambangan atau bahan yang ditambang di tempat ditemukannya hasil pertambangan tersebut melalui eksplorasi sebelumnya.

Menggali Potensi Tambang Emas Martabe Dengan Praktik Berkelanjutan

Sumber organik: batu bara, minyak bumi, batu kapur Logam yang ditambang: emas, perak, nikel, besi, timah Mineral anorganik dan non-logam: berlian. Belerang, Kaolin

Mineral logam/bijih (ores), mineral yang jika diolah dengan menggunakan teknologi tertentu dapat terekstraksi dan dimanfaatkan menjadi logam seperti timah, besi, tembaga, nikel. Emas, perak, seng Mineral energi adalah mineral yang digunakan untuk energi, misalnya batu bara dan minyak bumi Mineral industri adalah mineral yang digunakan untuk industri, misalnya asbes, aspal, gipsum, talk, zeolit.

8 Berdasarkan Alam Mineral Padat : ​​Nikel, Batubara, Bauksit, Tembaga Mineral Cair : Gas Bumi Mineral : Gas Alam

Produk Tambang Energi: Produk pertambangan yang dibutuhkan sebagai sumber energi. Contoh: industri minyak bumi, batubara Hasil pertambangan: Hasil pertambangan yang menjadi bahan baku industri: tembaga, emas, kaolin.

Manfaat Sumber Daya Tambang Yang Perlu Diketahui

10 Berdasarkan cara pembentukannya, sumber daya alam (mineral) yang tidak terbarukan dibedakan menjadi: Mineral magmatik, yaitu mineral yang terbentuk dari magma. Bahan mineral pematite, bahan mineral yang terbentuk pada formasi diatrium dan intrusif. Mineral sedimen adalah mineral yang terbentuk akibat proses pengendapan. Bahan tambang hasil pengayaan sekunder merupakan bahan tambang yang terbentuk akibat konsentrasi mineral dari batuan yang terlapuk. Mineral merupakan hasil metamorfisme kontak, yaitu bercampurnya magma dengan batuan lain sehingga membentuk mineral baru. Material ventilasi hidrotermal merupakan keluarnya magma padat-cair dengan suhu relatif rendah (di bawah 5000C) dari retakan kerak bumi.

Baca Juga  Sifat Positif Dan Negatif

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1980, bahan galian yang ditambang di Indonesia digolongkan menjadi tiga kelompok antara lain: Golongan A, atau bahan tambang strategis. Ini adalah bahan tambang yang hanya bisa dimiliki oleh pemerintah. Contohnya antara lain: batu bara, minyak bumi, aluminium, timah, besi, dll. Kelas B, atau bahan tambang penting. Merupakan bahan tambang yang dapat menjamin penghidupan banyak orang. Contohnya meliputi: emas, perak, magnesium, seng, tungsten, batu permata, seng, dll. Golongan C, bahan tambang yang tidak termasuk golongan A atau B. Misalnya material industri.

13 1. Konsentrasi Magma Magma mengandung berbagai unsur pembentuk bijih. Saat magma naik ke permukaan bumi, suhu dan tekanan turun, menyebabkan diff magma (pemisahan massa magma), kristalisasi. Titik beku awal  kristal besar  intan. Pembekuan akhir  Terjadi setelah terbentuknya batuan silikat yang pecah dan bergabung dengan batuan beku disekitarnya  platina, nikel.

14 2. Sublimasi terjadi segera setelah pengendapan/pengendapan bijih dari udara atau uap pada tekanan rendah.

Rangkuman Ips Kelas 7 Semester 2 Kurikulum Merdeka Tema 03 Potensi Ekonomi Lingkungan

15 3. Proses Hidrotermal – Proses diferensiasi magma yang menyusup ke atas dari dapur magma. Akibat perubahan suhu tersebut, gas magma berubah menjadi air panas.

16 4. Sedimen Sedimen terbentuk dari proses pengendapan berbagai mineral pelapukan batuan induk.

17 5. Metamorfosis adalah proses yang disebabkan oleh perubahan kandungan kimia yang terjadi pada batuan.

21 Minyak Bumi Setelah alga ini mati, mereka menetap di cekungan sedimen dan membentuk batuan sumber. Batuan dasar merupakan batuan yang mengandung karbon (karbon organik total tinggi). Batuan ini dapat berupa endapan di dasar danau, delta, atau laut.

Apa Saja Dampak Eksploitasi Barang Tambang Tanpa Memerhatikan Kelestarian Lingkungan?

23 Batuan sumber minyak bumi telah terkubur di bawah batuan lain selama jutaan tahun. Proses penyerahan ini terjadi terus menerus. Salah satu batu pengisi batu induk adalah batu penampung atau batu sarang. Batuan sarang adalah batupasir, batugamping, atau batuan beku yang terkubur dan mengandung ruang berpori. Jika wilayah ini terus tenggelam dan terisi oleh batuan lain di atasnya, maka batuan berkarbon tersebut akan memanas. Semakin dalam atau semakin dalam ke bumi, suhu akan meningkat. Minyak terbentuk pada suhu antara 50 dan 180 derajat Celcius. Namun kematangan maksimal atau optimal akan tercapai ketika suhu mencapai 100°C. Saat cekungan semakin dalam, suhu meningkat, menambah puing-puing, suhu tinggi ini akan memasak karbon dalam gas.

Baca Juga  Menu Format Painter Pada Ms Word Dapat Digunakan Untuk

25 Karbon minyak bumi terkena panas dan bereaksi dengan hidrogen membentuk hidrokarbon. Minyak yang dihasilkan oleh batuan induk matang ini berbentuk minyak bumi. Meski berbentuk cair, minyak bumi memiliki sifat fisik yang berbeda dengan air. Yang paling penting adalah berat jenis dan viskositas. Viskositas minyak mentah lebih tinggi dibandingkan air, namun berat jenis minyak mentah lebih kecil dibandingkan air. Minyak mentah cenderung naik dengan berat jenis yang lebih rendah dibandingkan air. Ketika minyak terperangkap oleh formasi batuan yang menyerupai mangkuk terbalik, maka minyak akan terperangkap dan siap untuk dibor.

Pulau Sumatera adalah Aceh (Loksumawe dan Pureula); Sumatera Utara (Tanjong Pura); Riau (Sungaipaking, Dumai); dan Sumatera Selatan (Plaju, Sungai Gerong, Muara Enim). Pulau Jawa berada di Wanokromo, Delta (Jawa Timur); Cepu, Cilacap di (Jawa Tengah); dan Majalengka, Jatibarang (Jawa Barat). Pulau Kalimantan terdiri dari Balikpapan, Pulau Tarakan, Pulau Bunyu dan Sungai Mahakam (Kalimantan Timur) serta Amuntai, Tanjung dan Rantau (Kalimantan Selatan), Maluku (Pulau Seram dan Tenggara) dan Irian Jaya (Klamono, Sorong dan Babo). ) )

Fraksi pertama  Gas untuk bahan bakar kilang Fraksi kedua  Nafta (gas alam) untuk bahan bakar premium atau produk petrokimia lainnya Fraksi ketiga  Minyak tanah untuk bahan bakar yang sering digunakan oleh RT dan bahan bakar penerbangan (pesawat terbang) Fraksi keempat  Solar (bahan bakar mesin) Fraksi ketiga Residu yang dapat langsung dijual atau diolah lebih lanjut. Tahap pertama: distilasi bertingkat (pemisahan fraksi minyak bumi berdasarkan titik didih). Menurunkan titik didih  meningkatkan penguapan.

Sebaran Dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia

31 Residu Minyak Bumi: Aspal Aspal merupakan salah satu material yang digunakan dalam pembangunan jalan. 2. Gas Hidrokarbon Hidrokarbon adalah bahan yang meniru bahan dasar karet sintetis atau plastik 3. Parafin Parafin adalah salah satu bahan yang digunakan untuk tutup botol, industri tekstil, korek api, korek api, lilin batik dan lainnya.

Cracking (pemecahan molekul)  LPG, nafta, minyak tanah, bahan bakar jet dan solar Polimerisasi (kombinasi dua molekul atau lebih)  Senyawa nafta ringan Asilasi (penggabungan dua jenis hidrokarbon secara kimia)  Alkilat  Perubahan struktur molekul dengan oktaf lebih tinggi atau lebih tinggi gas oktaf )  memperoleh olefin dan aromatik dengan angka oktan tinggi. Tahap II : Proses perubahan struktur kimia untuk memperoleh bahan bakar (BBM) yang beragam dan non bahan bakar yang melimpah dan kualitas yang lebih baik.

Baca Juga  Agama Laos

33 Gas Alam Gas alam adalah bahan bakar fosil tak terbarukan, seperti minyak bumi, yang terbentuk dari tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme yang hidup jutaan tahun lalu, terkubur di bawah permukaan laut.

34 juta tahun yang lalu gas alam mengubur tumbuhan dan hewan di dalam tanah. Adanya periode tekanan yang lama dan suhu yang sangat tinggi di Bumi melepaskan ikatan karbon di kolom organik. Semakin dalam endapan yang terpendam di perut bumi, maka semakin tinggi pula udaranya. Udara yang tidak terlalu tinggi biasanya mengandung lebih banyak minyak bumi dibandingkan gas alam. Sebaliknya, semakin tinggi suhu maka gas alam yang dihasilkan akan semakin banyak dibandingkan minyak bumi.

Bab 5 Metode Tambang Terbuka

35 BATUBARA merupakan salah satu jenis bahan bakar fosil yang komponen utamanya berupa sisa tumbuhan. Unsur penyusunnya  karbon, hidrogen, oksigen Keadaan batubara yang ada saat ini sangat dipengaruhi oleh komposisinya jutaan tahun yang lalu. Untuk memperoleh batubara, lingkungan pengendapannya biasanya berupa rawa dengan tingkat kelembaban yang tinggi. Di lingkungan ini tanaman mati dan kemudian terbentuk gambut. Gambut kemudian mengalami pemadatan dan pengendapan di antara lapisan sedimen dan juga mengalami kenaikan suhu akibat gradien panas bumi.

36 Batubara Kemudian, dengan kompresi yang terus menerus dan peningkatan suhu, terbentuklah batubara subbituminus dan bituminus dengan nilai kalor yang lebih tinggi dibandingkan batubara coklat. Bumi tidak pernah berhenti, sehingga kompresi terus terjadi seiring dengan kenaikan suhu sehingga hanya terdapat sedikit kandungan air dan karbon yang mengubah batubara sebelumnya ke tingkat yang lebih tinggi, seperti antrasit yang merupakan warna batubara tertinggi.

39 Batubara di Indonesia Di Indonesia, endapan batubara yang bernilai ekonomis terletak pada cekungan Tersier yang terletak di bagian barat Paparan Sunda (termasuk Pulau Sumatera dan Kalimantan), umumnya endapan batubara yang bernilai ekonomis tersebut dapat digolongkan pada umur Eosen. atau batubara dengan umur Tersier yang lebih rendah. , sekitar 45 juta tahun yang lalu dan Miosen atau Tersier Atas sekitar 20

Jelaskan pengelompokan limbah berdasarkan wujudnya, bahan tambang mineral logam, bahan tali tambang, bahan kimia tambang emas, jelaskan pengelompokan limbah cair, jelaskan pengelompokan, bahan kue tambang, pengelompokan bahan makanan, jelaskan pengelompokan limbah padat secara umum, peta bahan tambang di indonesia, praktikum pengelompokan bahan makanan, bahan tambang