Laporan Kegiatan Kerajinan Harus Dibuat Secara Logis Yang Berarti – Kata-kata yang Anda cari dalam buku ini. Untuk mendapatkan konten yang lebih bertarget, silakan temukan artikel selengkapnya dengan mengklik di sini.

Hak Cipta Oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Dilindungi Undang-Undang Penaian : Buku ini disusun oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan akan buku-buku pendidikan yang berkualitas, murah dan adil sesuai perintah Undang-undang No. 3 Tahun 2017. Buku ini telah disusun dan dikaji oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan. Buku ini merupakan dokumen hidup yang diperbarui, direvisi, dan diperbarui secara terus-menerus seiring kemajuan kebutuhan dan perubahan zaman. Kami berharap masukan dari berbagai kalangan yang dikirimkan kepada penulis atau melalui email [email protected] dapat meningkatkan kualitas buku ini. Buku Pedoman Guru Kerajinan Tangan: Kerajinan Tangan untuk SMP/MTs KELAS VIII Penulis Della Naradika Karen Hardini Pipin Artistikarini Reviewer Alberta Haryudanti Martono Tutor/Koordinator Supriyatno Lenny Puspita Ekawaty Yanuar Adi Sutrasno Akunnas Pratama Kontributor Ambaramartno Istanbara Rebutano Witory Ikudani Maulan Widya Editor. ho Desainer Ulfah Yuniasti Penerbit Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Terbitan Komplek Pusat Buku Kemdikbudristek Jalan RS. Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan https://buku.kemdikbud.go.id Edisi pertama, 2022 ISBN 978-602-244-894-5 (no.jil.lengkap) ISBN 978-602-427-909-7 (vol .2) Isi buku ini menggunakan font Noto Serif 11/16 pt, Steve Matteson. xxiv, 344 halaman, : 17,6 cm x 25 cm

Laporan Kegiatan Kerajinan Harus Dibuat Secara Logis Yang Berarti

Iii Kata Pengantar pusat buku; Standar pendidikan, kurikulum dan badan penilai; Tugas dan tugas Kementerian Pendidikan adalah mengembangkan buku teks untuk pendidikan dasar, dasar, dan menengah termasuk pendidikan khusus. Buku yang sedang dikembangkan mengacu pada kursus independen. Mata kuliah ini memberikan keleluasaan bagi satuan/program untuk melaksanakan kurikulum dengan prinsip keberagaman sesuai dengan prasyarat satuan pendidikan, potensi daerah dan peserta didik. Pemerintah dalam hal ini pusat buku mendukung penerapan kurikulum mandiri di satuan pendidikan dengan mengembangkan buku siswa dan buku pedoman guru sebagai buku ajar utama. Buku ini dapat menjadi referensi atau inspirasi sumber belajar yang dapat diadaptasi, dijadikan contoh atau dijadikan acuan dalam perancangan dan pengembangan pembelajaran sesuai dengan karakteristik, potensi dan kebutuhan siswa. Dokumen yang termasuk dalam penyusunan buku ajar pokok ini adalah pedoman pelaksanaan kurikulum berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 262/ms/2022 tentang Perubahan. Hingga Keputusan Menteri Pendidikan dan Olahraga Nomor 56/M Tahun 2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Bidang Rehabilitasi Pembelajaran, serta Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Evaluasi Pendidikan Nomor 033/A. KR/2022 tentang Perubahan Keputusan Kepala Badan Standar Pendidikan, Kurikulum dan Evaluasi Kementerian Pendidikan 008/H/KR/2022 tentang Keberhasilan Pembelajaran pada Pendidikan Anak, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Sekolah Menengah Atas Awal Tahun. Kursus mandiri. Sebagai dokumen hidup, buku ini tentunya dapat diperbarui dan disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu banyak tuntutan dan masukan dari guru, siswa, orang tua dan masyarakat.

Baca Juga  Berikut Yang Tidak Termasuk Persiapan Pameran Patung Adalah

Elemen Yang Harus Ada Dalam Bisnis Model Canvas

Iv Perkembangan masa depan buku ini. Pada kesempatan ini Pusat Buku mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan buku ini, mulai dari penulis, kritikus, editor, ilustrator, desainer dan kontributor terkait lainnya. Semoga buku ini bermanfaat khususnya bagi siswa dan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Jakarta, Desember 2022 Manajer Pusat, Supriyatno NIP 196804051988121001

V Kata Pengantar Buku pegangan ini merupakan buku pegangan untuk guru prakarya kelas VIII. Terdapat 6 unit dalam buku ini yaitu: pengembangan komponen, hasil belajar dan tujuan pembelajaran siswa putri tahap D (dalam buku ini khusus kelas VIII). Buku ini berisi materi-materi yang akan digunakan dalam kegiatan pembelajaran selama satu tahun. Materi-materi tersebut terbagi menjadi teori dan praktik. Dalam kegiatan praktik, terdapat banyak usulan praktik yang dapat dipilih guru dan disesuaikan dengan kondisi dan potensi yang ada di lingkungan sekolah. Guru diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk menciptakan teknik, alat atau bahan yang akan digunakan.Selama kegiatan pembelajaran ada tujuan pembelajaran kriya secara mandiri dan masih dapat ditemukan disetiap daerah. Meskipun diperbolehkan mengembangkan kegiatannya, guru tidak dapat mengubah hasil pembelajaran yang diberikan. Oleh karena itu, pengembangan yang dilakukan guru dalam kegiatan pembelajaran tetap mengarah pada hasil belajar dasar dari kegiatan tersebut. Dalam Kurikulum Merdeka, pembelajaran prakarya difasilitasi oleh guru, namun tidak tersedia buku untuk siswa. Hal ini dilakukan karena pembelajaran kerajinan dapat dilakukan langsung oleh guru dan siswa. Oleh karena itu, diharapkan materi dalam buku ini dapat dipahami dengan baik oleh para guru dan dapat diterapkan sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhan siswa di sekolah masing-masing. Untuk mendukung dokumentasi yang diberikan, buku ini dilengkapi dengan ilustrasi pendukung proses pembuatan kerajinan tangan dari sampah organik dan anorganik. Melalui materi yang diberikan dan proses pembelajaran dalam buku ini, penulis berharap kegiatan pembelajaran kerajinan tangan kelas VIII ini menjadi kegiatan pembelajaran yang menyenangkan. Jakarta, 1 November 2022 Penulis

Baca Juga  Langkah Terakhir Setelah Melaksanakan Kegiatan Pameran Adalah

Vi Semester 1 Unit 1 Mengenal macam-macam produk kerajinan dari sampah organik 47 Rincian Unit 1 51 Jadwal kegiatan pembelajaran a. Informasi untuk guru 52 b. Pembelajaran 55 Sesi 1 55 Tujuan Pembelajaran 55 Situasi Daerah (Pisang) 6 Kerajinan Tangan Guru Pisang. Panduan 56 A. Pengertian Sampah Organik 56 B. Bahan Pembuatan Produk Kerajinan Sampah Organik 57 C. Apa yang Dapat Dilakukan dalam Mengelola Sampah Organik 66 D. Keuntungan Mendaur Ulang Sampah Organik 67 E. Kekurangan Sampah Organik 67 F. Permainan Teka Teki Silang “Mengenal Mengenal Produk Limbah dan Kerajinan” 68 Gaya Belajar 71 Proses Pembelajaran 72 Refleksi 75 Evaluasi 75 Daftar Isi Awalan Daftar Isi Daftar Gambar Petunjuk Penggunaan Petunjuk Umum Petunjuk Khusus iii iii iii iii iii v vi iii

Vii sesi ke-2 77 Tujuan pembelajaran 77 Konteks regional (kerajinan dari bahan sekitar – seni untuk anak, yoga) 77 Panduan guru 78 a. Lingkup produksi kerajinan sampah organik 78 B. Permainan beroda 81 Model pembelajaran 85 Proses pembelajaran 87 Refleksi 87 Refleksi 8 Sesi ke-3 90 Tujuan pembelajaran 90 Konteks daerah (Tradisi mengukir kulit kayu – Khombow, Papua) 90 Handout guru 90 A. Produk kerajinan sampah organik 90 B. Sentra Produk Pengrajin 94 C. Permainan Ular dan Papan 9 7 Gaya Belajar 100 Proses Pembelajaran 101 Refleksi 103 Penilaian 103 Sesi Keempat 106 Tujuan Pembelajaran 106 Konteks Daerah (Pewarnaan Alam – Sulawesi) 106 Panduan Guru 106 A. Kegiatan Pembuatan Jurnal Foto 106 B. Kegiatan Pilihan 109

Try Out Prakarya Pppk Guru Ke4

Viii C. Aktivitas Siswa (Penguatan) 111 Gaya Belajar 111 Proses Pembelajaran 111 Refleksi 113 Evaluasi 114 Unit 2 Membuat Kerajinan Tangan dari Sampah 117 Unit 2 Detail 121 Rencana Kegiatan Pembelajaran 122 A.21 Pelatihan Guru 122 A.21 Informasi Guru Tujuan Pembelajaran 125 Konteks Wilayah (Tempat Botol Anyaman Pandan – Kebumen) 125 Materi Panduan Guru 126 a. Kriteria pemilihan bahan kerajinan dari limbah dapur 126 B. Referensi 127 C. LKS 128 Proses pembelajaran 1 Gaya pembelajaran -2929 Proses refleksi 131 Evaluasi 131 Sesi 2 s/d 4 132 Tujuan pembelajaran 132 Konteks kedaerahan (patung kayu Loro Luno-Bantul) 133 Materi Panduan Guru 133

Baca Juga  Orang Percaya Diri Selalu

Vix A. Alat dan bahan pembuatan gambar 133 B. Nilai ergonomis dan ekonomis dalam perancangan produk 134 C. Alat dan bahan dasar pembuatan produk kerajinan 134 D. Alat dan bahan pengemasan produk kerajinan 135 E. Alat dan bahan pengganti 135 F. Cara menyiapkan peralatan praktek 138 G. Merancang dan merencanakan template produk kerajinan organik dari limbah dapur 139 H. Proses pembuatan kerajinan dari limbah dapur 141 Gaya pembelajaran 147 Proses pembelajaran 147 Refleksi 149 Evaluasi 149 5. Workshop 5015 Konteks Regional ( Payung Lukis–Desa Gumanantar, Klaten) 150 Panduan guru Dokumen 151 A. Referensi 151 B. Jadwal kerja 151 Gaya pembelajaran 152 proses pembelajaran 152 refleksi 154 penilaian 155 Sesi 6 s/d 8 5. Tujuan pembelajaran 5 5 Isi peraturan daerah 5 Daerah pusat. ) 155 Panduan Guru 156 a. Alat dan perlengkapan dasar 156

X B. Cara penyiapan bahan praktikum 156 C. Bahan pengemas 157 D. Alat dan perlengkapan pelengkap 157 E. Templat perancangan dan perencanaan produk kerajinan dari limbah produksi 158 F. Proses produksi kerajinan dari limbah produksi 159 G. Bahan Produk Jadi 162 H Nilai tambah produk kerajinan 162 I. Bahan kemasan 163 Gaya belajar 164 Proses pembelajaran 164 Refleksi 166 Evaluasi 167 Unit 3 MENGHARGAI PRODUK KERAJINAN SAMPAH ORGANIK 169 Unit 3 Deskripsi 7 Bentuk pelatihan 17318.17 Pembelajaran konteks kewilayahan (Kerajinan Rajamalaypolah – Tasiika) 178 Kerajinan Guru peralatan 179 A. Pemasaran 179 B. Nilai lebih 180 C. Roda pemintal: media survei valorisasi sampah organik Produk kerajinan 8 Langkah 2 Model pembelajaran 1 8 Langkah 1

Xi Refleksi 186 Penilaian 186 Pertemuan Kedua 188 Tujuan Pembelajaran 188 Konteks Regional (Inacraft – Berbagai Daerah di Indonesia) 188 Panduan Guru 189 A. Presentasi 189 B. Penugasan 191 Model pembelajaran 193 Langkah-langkah tujuan pembelajaran 1935 Pertemuan Kedua 19 Wilayah 193. Konteks (Kerajinan Manik-manik – Desa Tutul Kabupaten Jember) 196 Pedoman Guru 197 A. Strategi Pemasaran 197 B. Penentuan HPP Produk Kerajinan 199 Model Pembelajaran 201 Prosedur Pembelajaran 201 Refleksi 203 Evaluasi 204 4. Daftar Isi 204 Daftar Isi. – Kota Blitar) 205 Materi Panduan Guru 205 Materi Sesi ke 4 205 A. Bazar 205

Contoh Infografis Online Untuk Semua Keperluan

Xii Materi pertemuan ke 5

Kerajinan dari kayu bekas yang mudah dibuat, kerajinan dari kerang yang mudah dibuat, kerajinan tradisional yang mudah dibuat, kerajinan dari kain bekas yang mudah dibuat, kerajinan lokal yang mudah dibuat, kerajinan dari daun pandan yang mudah dibuat, contoh kerajinan dari rotan yang mudah dibuat, kerajinan dari biji bijian yang mudah dibuat, kerajinan daerah yang mudah dibuat, kerajinan yang mudah dibuat, kerajinan tangan yang mudah dibuat, barang bekas yang bisa dibuat kerajinan