Pengertian Bahan Keras – Kerajinan Tangan dari Bahan Keras P R A Y K A R A. Rounauli Sabet Tambunan IDENTITAS Izinkan saya memperkenalkan beberapa hal baru kepada Anda! Ups, salah :> Izinkan saya memperkenalkan diri.

Presentasi berjudul: “Kerajinan Tangan dari Bahan Keras P R A Y K A R A. Rounauli Sabet Tambunan ID Izinkan saya memperkenalkan tang baru! Ups salah dengan :> Izinkan saya memperkenalkan tang saya.”— Transcript presentasi:

Pengertian Bahan Keras

2 IDENTITAS Rounauli Sabet Tambunan Saya ingin memperkenalkan Anda pada beberapa tang baru! Ups salah :> Pendahuluan 96 Nama 29 No. Kelas. Ketiadaan

Presentasi Bahan Keras

3 Pengertian Bahan Keras Bahan keras alam adalah bahan kerajinan yang diperoleh dari alam dan sumber daya alam sekitar antara lain hutan, tanah, dan perairan Indonesia. Bahan Keras Alami Bahan Keras Sintetis merupakan bahan tradisional yang diolah dan dicampur dengan bahan tertentu sehingga mengeras dan mempunyai sifat kuat serta tahan lama. Bahan keras sintetis

6 Sifat bahan kayu keras alami – Terdiri dari berbagai jenis; mahoni, pinus, jati, hitam, nangka dll. – Keras dan biasanya memiliki butiran atau urat kayu yang indah. -Memiliki cincin tahunan. -Tahan lama dan dapat dibentuk dengan cara dipotong. -Beberapa memiliki beban ringan; lumpuh dan albasia. Beberapa di antaranya berat; kayu jati. -Beberapa mungkin memuai karena perubahan suhu, kecuali kayu jati. Rotan Bambu – Batangnya kuat, lebih kuat dari bambu, terutama serat batangnya. -Ada yang berongga (dari ½ cm sampai 1 cm), ada pula yang tidak (di rotan). -Memiliki bagian batang tetapi lebih kusam dibandingkan bambu. -Tekstur batangnya halus meski tidak dipoles. -Dapat dipotong-potong atau utuh. -Bentuknya yang panjang bisa mencapai 10 meter karena hidupnya menyebar dan berputar. -Batangnya kuat, namun akan terjadi erosi jika terus menerus terkena air. -Memiliki rongga berukuran 1 cm sampai 20 cm. -Memiliki stok suku cadang. -Tekstur batangnya halus meski tidak dipoles. -Dapat dipotong-potong atau utuh.

Baca Juga  Setiap Negara Di Kawasan Asean Memiliki Karakteristik

7 sifat bahan keras kristal logam – Transparan dan jernih. -Ketebalannya bervariasi. – Permukaannya halus dan mengkilat. Jika dicat, harus menggunakan cat khusus. -Kaca dapat dicairkan dan dibentuk dalam kondisi hangat. -Logam terdiri dari warna yang berbeda. -Ada yang tebal dan berat, ada pula yang rata dan tipis dan ringan. – Logam mudah terkorosi oleh udara, oleh karena itu terkadang dilapisi dengan kromium atau lapisan emas murni. Ada juga yang menutupinya dengan cat. Oleh karena itu, merawat kerajinan logam memerlukan perhatian agar tidak luntur.

8 Proses kerajinan Bahan keras (rotan) Bahan produksi – Rotan batang – -Rotan kupas – -Rotan isi/fitrit – -Rotolin- – Belerang – -Paku – -polyester – Alat produksi – Bor papan – – Gunting rotan – – Palu – – Papan pembengkok – – Amplas – – Gergaji – – Kompor – – Kuas – Perlengkapan kerajinan

Pengertian Hutan Menurut Ahli, Fungsi Dan Manfaatnya Bagi Kehidupan

9 Cara Pembuatan Bahan Keras (Rotan) Setelah daun berduri dibersihkan, rotan harus diawetkan dan dilindungi dari jamur bercak biru. Terdapat dua proses pengolahan bahan baku rotan; pemasakan dengan minyak tanah untuk rotan sedang/besar dan pengasapan dengan belerang untuk rotan kecil. Rotan juga dapat diolah menjadi berbagai bahan baku. Sebelum digunakan, rotan harus direndam terlebih dahulu agar rotan lentur dan mudah dibentuk. Teknik membentuk rotan adalah dengan menganyam dan merekatkannya. Cara Pembuatan Anyaman Rotan Rangka Tenun Pencelupan Finishing 1 2 3 4

10 Pembuatan kerajinan tangan dari bahan keras Pembuatan alat tulis Analisis organisasi Yang dibutuhkan siswa saat ini, misalnya, adalah tempat alat tulis atau vas bunga untuk diletakkan di meja sekolah. Ide/Ide Siswa membuat tempat pensil dari bahan alami keras yang ringan namun kuat dan tahan lama. Karena ide muncul dari media yang berbeda-beda, siswa tertarik dengan kerajinan rotan sebagai bahan dasarnya. 1) Menentukan bahan dan fungsi kerajinan tangan dari bahan alam. 2) Temukan ide dari berbagai sumber. 3) Buat sketsa karya tersebut dan tentukan karya terbaik berdasarkan sketsa tersebut.

11 Pembuatan kerajinan tangan dari bahan keras b. Pelaksanaan 1) Penyiapan bahan pembuatan kerajinan rotan. 2) Menyiapkan alat pembuatan kerajinan rotan. 3) Proses pembuatan kerajinan rotan.

Download ppt “Kerajinan bahan keras B R A Y K A R A. Rounauli Sabet Tambunan ID Izinkan saya memperkenalkan beberapa hal baru! Ups, salah :> Izinkan saya memperkenalkan hal baru kepada saya.”

Baca Juga  Informasi Dari Teks Bisa Kita Dapatkan Dengan Cara

Soal 9 Prakarya

Agar situs web ini berfungsi, kami mendaftarkan data pengguna dan membaginya dengan pemroses. Untuk menggunakan website ini, Anda harus menyetujui kebijakan privasi kami, termasuk kebijakan cookie kami., Jakarta Kami memiliki banyak contoh kerajinan bahan keras yang mudah dibuat. Kerajinan bahan keras adalah kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang keras, kokoh, kuat, kompak dan tahan lama, tidak mudah pecah dan tidak mudah berubah bentuk.

Kerajinan yang menggunakan bahan ini populer di kalangan pecinta seni. Karena memiliki keindahan klasik dan kelebihan tersendiri. Biasanya contoh kerajinan bahan keras menggunakan bahan dasar seperti kayu, bambu, rotan, kaleng, kaca dan lain sebagainya.

Contoh bahan keras ini tersebar luas di semua negara, termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri, contoh kerajinan tangan yang terbuat dari bahan keras berbeda-beda tergantung daerah tempat pembuatannya. Setiap contoh bahan keras yang dihasilkan mempunyai pola dan bentuk yang berbeda-beda, serta teknik pembuatannya juga berbeda-beda.

Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri pada Jumat (2/7/2020) meresmikan patung Presiden pertama RI Sukarno di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

Pengertian Dan Jenis Kerajinan Bahan Keras

Secara umum kerajinan bahan keras adalah kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang keras, kokoh, kuat, kompak dan tahan lama, tidak mudah patah dan tidak mudah berubah bentuk. Sederhananya, membuat material keras berarti membuat material keras.

Bahan keras ini dibedakan menjadi dua yaitu bahan keras alami dan bahan keras sintetis. Bahan keras alami menggunakan bahan baku dari alam yang diolah, namun bentuk bendanya tetap sama. Contoh bahannya adalah kayu, rotan, batu, bambu, tulang, pasir, bangau dan biji-bijian.

Sedangkan bahan keras buatan berasal dari bahan yang diproses di pabrik. Bahan tersebut diolah hingga mengeras dan berubah bentuk. Contoh bahannya antara lain semen, logam, keramik, kaca, kawat, fiber, besi dan masih banyak lagi.

Kerajinan tangan yang terbuat dari bahan keras mempunyai keunikan atau ciri khas tersendiri. Misalnya saja kayu yang memiliki keunikan tekstur urat atau serat kayu yang sangat unik dan tidak dapat ditemukan pada bahan lain.

Contoh Kerajinan Bahan Keras Alami Dan Buatan, Dari Kayu Sampai Kaca

Artefak yang terbuat dari bahan keras mengandung gagasan, gagasan pokok atau isi pesan tertentu yang sangat ditentukan oleh kreativitas manusia. Kandungan nilai ini terbagi menjadi empat, yaitu nilai praktis, informasional, simbolik, dan bermartabat.

Baca Juga  What Does The Teacher Tell To The Student

Kerajinan bahan keras selalu memiliki unsur desain yang dapat mencakup berbagai aspek teknis dan mencakup tanggung jawab terhadap budaya masyarakat Indonesia. Desain yang dihasilkan memiliki makna klasik dan keindahan yang sangat diidamkan oleh masyarakat.

Dilihat dari teknik pembuatannya, kerajinan tersebut dapat dibuat tergantung dari sifat bahannya. Untuk itu teknik membuat kerajinan tangan dari bahan keras biasanya menggunakan teknik seperti :

Sculpting artinya membuat patung dengan mengurangi bahan bakunya. Bahan bakunya dicetak menjadi barang yang diinginkan. Teknik ini digunakan untuk membuat patung dari bahan keras, seperti batu dan marmer berwarna terang atau gelap.

Praktik Dumping: Pengertian, Tujuan, Dan Peraturan Antidumping Dalam Perdagangan Internasional

Menurut situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, teknik tenun adalah teknik kerajinan yang dibuat dengan cara menyilangkan atau memadukan bahan-bahan tenun sehingga membentuk suatu pola kerajinan yang diinginkan. Teknik jenis ini cocok untuk material bambu dan rotan.

Teknik ukir merupakan teknik kerajinan yang dilakukan dengan cara menggores, mencacah, dan memahat sebagian bahan dasar hingga membentuk pola yang diinginkan. Teknik ini cocok digunakan pada material keras, seperti kayu dan batu.

Penempaan merupakan suatu cara membentuk bahan logam dengan menggunakan teknik pengelasan. Cara ini disebut konstruksi karena pengerjaannya menggunakan teknik menyambung dan menyusun bahan-bahan yang sudah terbentuk. Bahan pembuatan patung dengan teknik ini adalah kawat, pipa dan batangan besi.

Teknik press carving merupakan teknik pembuatan hiasan yang diolah pada permukaan piring dengan cara ditekan dengan alat khusus. Teknik jenis ini cocok untuk kerajinan tangan yang terbuat dari bahan sintetis keras, seperti logam dan tembaga. Alat yang dibutuhkan untuk teknik press cutting adalah bambu dan kayu.

Pengertian Jenis Dan Fungsi Serta Unsur Kerajinan Berbahan Keras

Bahan pembuatan petung dengan beton adalah semen, plester, fiberglas, marmer dan logam (kuningan, emas, besi dan perunggu). Sebelum patung dibuat, pematung terlebih dahulu membuat cetakannya. Kemudian pematung menempatkan bahan cair tersebut ke dalam cetakan.

*Fakta atau Hoax? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang tersebar, WhatsApp nomor cek fakta 0811 9787 670 hanya dengan memasukkan kata kunci yang relevan.

Jelaskan pengertian bahan keras buatan, bahan keras, kerajinan bahan keras simple, bahan kain keras, pengertian bahan keras buatan, tas bahan keras, jelaskan pengertian kerajinan bahan keras, pengertian kerajinan bahan keras buatan, kerajinan bahan keras, pengertian bahan keras alam, pengertian kerajinan dari bahan keras, pengertian kerajinan bahan keras