Pola Lantai Tari Piring Adalah – Kelompok Tari Piring dari Sanggar Soviani tampil pada pembukaan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Padang Convention Center Jalan Kunci Kunci, Kota Padang, Rabu (20/2/2019). Tari piring merupakan kesenian daerah yang masih dipentaskan dalam acara dan acara resmi di Sumatera Barat.

Banyak kesenian tradisional yang berkembang di seluruh Indonesia, salah satunya dalam bidang tari tradisional yaitu Tari Piring. Kesenian Tari Piring berasal dari daerah Sumatera Barat dan berkembang pada masyarakat Minangkabau.

Pola Lantai Tari Piring Adalah

Tari Piring melibatkan tarian dan menggambar menggunakan properti piring. Penari memutar piring untuk mengimbangi gerakannya yang cepat dan mantap tanpa terlepas dari tangannya.

Materi Us Sbdp Nomor 28 45

Menurut model pembelajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tari piring biasanya dibawakan oleh tiga sampai lima orang penari yang memegang dua atau tiga piring di tangannya dan menggunakan lonceng gelang kecil yang ditempelkan di kaki penari.

Model lantai yang digunakan dalam tari Piring biasanya model lantai garis lengkung yang memberikan kesan lembut namun juga manis menurutnya

Pola lantai Tari Piring yang berbentuk garis-garis melengkung dikaitkan dengan unsur magis atau religi dan banyak digunakan dalam tarian tradisional. Pola lantai garis lengkung dapat menghasilkan lingkaran, angka delapan, lekukan seperti busur yang menghadap ke depan dan belakang, serta lekukan berkelok-kelok.

Salah satu kreasi Plakat Tari adalah Plakat Tari Lampu Togok yang berasal dari Desa Gurun Bagan, Desa VI Suku, Kecamatan Lubuak Sikarah, Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat. Menurut sebuah artikel di surat kabar

Baca Juga  Ngaku Sedulur Karo Sing Sugih Diarani Kadang

Tari Piring Menggunakan Pola Lantai

Garis lurus memberikan kesan sederhana dan kuat, sedangkan garis lengkung memberikan kesan lembut namun lemah. Pola lantai yang membentuk garis lurus merupakan simbol kekuatan dengan kesederhanaan dan kebersamaan.

Model lantai dirancang untuk mempercantik pertunjukan tari. Oleh karena itu, dalam membuat model lantai perlu memperhatikan beberapa hal antara lain bentuk model lantai, tujuan atau makna model lantai, jumlah penari, ruangan atau tempat pertunjukan, dan gerak tari. .

Alat peraga tari merupakan perlengkapan bukan kostum, tidak termasuk perlengkapan panggung, melainkan perlengkapan penari. Misalnya kipas, pedang, tombak, panah, topeng dan piring.

Secara umum fungsi atau tujuan penggunaan alat peraga tari adalah untuk meningkatkan nilai estetika tari yang dibawakan serta sebagai sarana penyampaian pesan dan makna dari tari yang dibawakan.

Bentuk Penyajian Tari Piring Pada Sanggar Pikko Kota Palembang

Pola lantai tari jaipong, gambar pola lantai tari piring, pola lantai tari kecak, pola lantai tari pendet, pola lantai tari adalah, pola lantai tari lilin, pola lantai tari remo, pola lantai tari berkelompok, pola lantai tari saman, pola lantai tari payung, pola lantai tari piring, pola lantai tari serimpi