Proses Pematangan Apel – Etilena merupakan gas hidrokarbon dengan struktur H2C=CH2 yang mempunyai efek menguntungkan pada pertumbuhan akar dan tunas. Tahukah Anda peran gas etilen dalam membantu pematangan buah?

Etilen diproduksi pada tanaman ketika sejumlah besar oksigen diberikan ke jaringan tanaman seperti akar, daun, batang, batang, biji, buah, tabung, dll.

Proses Pematangan Apel

Karena jaringan yang berbeda melepaskan jumlah etilen yang berbeda, jumlah produksi etilen dapat bervariasi tergantung pada struktur tanaman. Hal ini tergantung pada tahap pertumbuhan tanaman.

Pasangan Makanan Ini Sebaiknya Jangan Disimpan Bersama

Penelitian menunjukkan bahwa etilen umumnya ditemukan di jaringan tanaman. Etilen juga bergantung pada jenis yang kita lihat, misalnya pada biji persik dan alpukat, konsentrasi etilen diketahui paling banyak terdapat pada kulit biji, namun pada hipokotil tomat dan kacang hijau, konsentrasi etilen terdapat pada bagian epidermis.

Etilena bertindak sebagai hormon penting yang mengatur dan memodulasi siklus kompleks pada tanaman, terkait pertumbuhan dan perkembangan serta kelangsungan hidup sepanjang siklus.

Fungsi utama etilen adalah kemampuannya untuk menjebak buah dan mencapai penuaan. Kemampuan ini menjadi fokus utama para ahli bioteknologi pangan, karena dapat digunakan untuk mempercepat pematangan buah.

Tujuan dari ahli bioteknologi pangan sendiri adalah untuk memperoleh kemampuan mengendalikan proses pematangan buah dengan mengendalikan sintesis hormon etilen. Untuk memahami fungsi etilen, pertama-tama kita harus memahami bagaimana tumbuhan mengeluarkan etilen dalam jaringannya.

Baca Juga  Draft Adalah

Manfaat Makan Buah Buahan Dengan Rutin

Sintesis etilen adalah jalur biokimia dua langkah yang dimulai dengan senyawa yang disebut SAM (S-adenosyl-L-methionine). SAM diubah menjadi ACC dengan bantuan enzim ACS (ACC sintase). ACC baru diubah menjadi etilen oleh enzim yang disebut ACO (ACC oksidase).

Enzim ACS dan ACO dilepaskan dalam kondisi tertentu seperti kekeringan, banjir, cedera, paparan terhadap stres eksternal, dan paparan patogen oleh gen tertentu yang menyandinya.

Etilen memiliki berbagai fungsi pada tumbuhan. Fungsi penting etilen meliputi perkecambahan biji, pertumbuhan tunas dan akar, perkembangan akar, absisi daun dan buah, pembentukan akar, perkembangan daun dan bunga, serta penentuan jenis kelamin.

Misalnya pada saat penggenangan, etilen dalam jaringan tanaman mendorong pembentukan pori-pori berisi udara di jaringan aerenkim, yang menghasilkan oksigen untuk tanaman.

Tanaman Buah Apel

Namun fungsi terpenting etilen adalah untuk mematangkan buah-buahan seperti persik, pisang, apel, dan tomat. Misalnya pisang yang sudah matang dimasukkan ke dalam kantong yang berisi buah alpukat yang masih mentah, maka akan mempercepat pematangan buah alpukat tersebut, hal ini disebabkan adanya penumpukan etilen di dalam kantong tersebut.

● Menyebabkan fenomena yang disebut epinasty. Epinasty adalah perilaku kompleks yang terjadi selama penggenangan akar pada tanaman. Saat tergenang, lapisan atas daun lebih besar dari pada pangkalnya. Hal ini menyebabkan daun terkulai dan bukannya horizontal, daunnya lebih vertikal. Ketika berubah menjadi ACC dan diangkut dari xilem ke jaringan daun bagian atas, hal ini terutama dirangsang oleh etilen.

● Etilena mendorong geotropi negatif, yang memastikan pertumbuhan akar diarahkan ke tanah. Oleh karena itu, luasnya area perakaran di dalam tanah menandakan mudahnya penyerapan madu dari dalam tanah.

Selain aksi gas etilen, artikel menarik lainnya menyusul. Jika kamu ingin mencari informasi menarik lainnya, jangan sampai ketinggalan, ikuti berita terkini dan follow semua akun media sosial! Jenuh pakai zat ini, warnanya tetap putih! Oleh Adam Rosida, Selasa 27 September 2022 | 07:50 WIB

Baca Juga  Tuliskan 2 Makna Sikap Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

Jenis Buah Berdasarkan Proses Pematangannya

Jadi, seringkali sisa irisan apel Anda akan cepat berubah menjadi hitam atau coklat jika tidak disimpan dengan benar.

Baca juga: Mohon Maaf Baru Tahu! Inilah cara menyimpan dan membersihkan sikat gigi yang benar agar tidak menimbulkan penyakit

Berdasarkan Kompas.com, jus lemon mengandung asam sitrat yang dapat menghancurkan enzim penyebab apel berubah warna menjadi coklat.

Meskipun jus lemon dapat menunda warna apel selama beberapa jam, apel biasanya terasa manis.

Fistum 12 Etilen Paper

Baca Juga: Breaking News: Cara Menyimpan Pisang Agar Tak Cepat Masuk WC Tersumbat, Bawalah Dengan Garam

Koki Eksekutif Queen’s Supper Club Browning Aaron Browning Soda jeruk nipis mengandung asam sitrat, yang mencegah apel berubah warna menjadi coklat.

Caranya tidak sulit, cuci irisan apel dengan soda jeruk nipis selama tiga hingga enam menit, lalu bilas dengan air bersih.

Namun, jika Anda ingin menyimpan apel dalam waktu lama, ada baiknya menyimpan apel peras di lemari es.

Proses Pematangan Buah Sirsak?​

Selain kedua bahan tersebut, Anda bisa menggunakan madu agar irisan apel tidak cepat menghitam.

Caranya, larutkan satu hingga dua sendok makan madu ke dalam secangkir air bersuhu ruangan, lalu cuci irisan apel selama 1-5 menit.

Meski tidak mengubah rasa apel, namun madu mampu meningkatkan kandungan gula pada apel sehingga membuat daging apel menjadi lebih manis.

Saya harap informasi ini bermanfaat!

Buah Klimaterik Dan Buah Non Klimaterik Beserta Contohnya

Baca juga: Yang Buat Gula di Rumah, Coba Masukkan Roti Tawar ke Toples, Jangan Kaget Hal Ajaib Ini Akan Terjadi.

Pedagang Langsung Bilang Cara Menyimpan Jeruk Agar Tahan Lama dan Cegah Pembusukan, Gunakan 1 Cara Sederhana Ini

Baca Juga  Garis-garis Untuk Not Balok Disebut

Bunda perlu tahu cara menyimpan bayam agar tidak tertutupi. Trik sederhana yang 1 ini dijamin segar hingga berminggu-minggu. , degradasi klorofil dan perubahan membran. Proses pemasakan sangat penting untuk menjaga kualitas buah, termasuk apel.

(TSS), serta kandungan gula dan asam yang dapat diukur. Faktor-faktor tersebut berperan penting dalam menentukan tingkat kematangan apel dan kepuasan konsumen yang memakannya. Kekencangan buah erat kaitannya dengan tekstur, sedangkan TSS, gula, dan keasaman mempengaruhi karakteristik rasa apel.

Tips Buah Tidak Busuk Setelah Dipotomg

Salah satu faktor yang mempengaruhi kenampakan buah adalah modifikasi dinding sel yang menjadi penyebab utama melunaknya buah selama proses pemasakan. Proses pelunakan ini terjadi karena adanya perubahan pada polisakarida pektin, yaitu zat yang menentukan kenampakan buah. Selain pektin, berbagai komponen seperti mikrofibril selulosa, protein struktural, dan fenolik berperan dalam menentukan tekstur dan kekencangan buah.

Warna merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas buah karena mempengaruhi tampilan visual dan daya tariknya di pasaran. Perubahan warna selama proses pemasakan berkaitan dengan proses fisiologis buah, termasuk degradasi klorofil dan pigmen lainnya. Faktor luar seperti cahaya dan suhu mempengaruhi proses sintesis klorofil dan pigmen lainnya.

Warna menjadi salah satu hal utama yang diperhatikan konsumen saat memilih dan membeli buah. Oleh karena itu, diperlukan sistem penyimpanan yang tepat pada rantai pasok pasca produksi. Hal ini harus dilakukan untuk menjaga kualitas warna buah.

Sangat penting untuk memahami proses pematangan buah dan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas apel. Hal ini dapat menjamin produk yang memuaskan konsumen dan meningkatkan daya saing di pasar. Diperlukan upaya berkelanjutan untuk mengembangkan teknologi dan praktik pertanian untuk mengendalikan kualitas buah dari pohon hingga ke tangan konsumen.

Apel Pohon Ban Proses

Proses pematangan buah pisang, pematangan lahan, mempercepat pematangan gonad lele, pematangan, proses pembuatan kripik apel, tempat pematangan sperma, proses pembuatan cuka apel, pematangan tanah, proses pematangan sperma, pematangan lahan proyek, proses pematangan, proses pematangan buah durian