Kebudayaan Yang Dihasilkan Oleh Bangsa Proto Melayu Adalah – Deutro Melayu merupakan salah satu nenek moyang bangsa Indonesia. Masyarakat Deutro-Melayu berasal dari Dataran Dongson di Vietnam Utara dan menyebar ke Indonesia. Suku bangsa Indonesia manakah yang termasuk dalam bangsa Deutro-Melayu?

Menurut Ensiklopedia Zaman Prasejarah yang disusun Etty Sugiarti, suku yang diyakini sebagai nenek moyang bangsa ini adalah suku Aceh, Minangkabau, Banjar, Madura, Manado, Jawa, Bali, dan Sunda.

Kebudayaan Yang Dihasilkan Oleh Bangsa Proto Melayu Adalah

“Di Indonesia, suku Deutro-Melayu telah berkembang menjadi bangsa Indonesia dengan berhasil membangun tatanan sosial dengan sistem sosial ekonomi yang tertib dan diatur oleh suatu pemerintahan/pemimpin,” tulis Etty Sugiarti.

Soal Pas Sejarah Indonesia Sma Kelas 10 K13 Tahun 2022/2023 Lengkap

Bangsa Deutro-Melayu tiba dari Teluk Tonkin sekitar tahun 500 SM. Kedatangan mereka juga menyemangati penduduk keturunan Proto-Melayu yang sebelumnya telah menetap di Indonesia.

Kedatangan orang-orang tersebut di Indonesia tentunya membawa perubahan dalam banyak aspek kehidupan masyarakat adat. Salah satunya, kelompok Deutro Melayu, memperkenalkan cara budidaya dan beternak hewan seperti kerbau, sapi, kuda, babi, dan lain-lain untuk konsumsi dan hewan kurban.

Saat itu, cara budidaya Deutro Melayu masih sangat sederhana dan berbasis pada pembakaran hutan. Namun, metode ini dianggap sebagai kemajuan luar biasa pada saat itu.

Kelompok mereka juga membuka hutan untuk mengolah lahan dan mendirikan lahan irigasi untuk lahan pertanian. Oleh karena itu, masyarakat Deutro-Melayu mencari daerah seperti Jawa dan pesisir Sumatera untuk membudidayakannya, seperti halnya di daerah asalnya.

Jelaskan Persebaran Ras Proto Melayu Dan Deutro Melayu

Selain itu, masyarakat Deutro Melayu atau Dongson dikenal dengan budaya yang dekat dengan pengerjaan logam sempurna. Menurut pakar prasejarah Von Heine Geldern dalam buku IPS Seri 1 Sejarah Sekolah Menengah Kelas VII karya Prawoto, kebudayaan Dongson yang berpusat di Tonkin memiliki benda-benda perunggu yang berkualitas tinggi.

Namun kedatangan tanah tersebut tidak sepenuhnya diterima oleh penduduk asli. Ada yang menerima dan ada pula yang menolak dan pindah ke pedalaman atau ke Indonesia Timur saat ini.

Baca Juga  Berikut Ini Cara Berdiri Yang Baik Pada Saat Bernyanyi Kecuali

Selain suku Deutro-Melayu, para ahli meyakini nenek moyang bangsa Indonesia juga berasal dari suku Proto-Melayu (Melayu kuno) dan masyarakat primitif. Sebelum ras Proto-Melayu dan Deutro-Melayu tiba di Indonesia, diketahui bahwa masyarakat primitif lebih dulu datang.

Kedatangan orang Melayu terbagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama terjadi sekitar tahun 1500 SM. dan membawa serta orang-orang Proto-Melayu. Kemudian datanglah gelombang kedua pada kurun waktu 400-300 SM atau disebut dengan kedatangan bangsa Deutro Melayu.

Zaman Neolitikum Kelompok 4

Namun dalam buku Sejarah Indonesia SMA/MA Kelas 10 karya Windriati disebutkan bahwa teori Yunnan menyatakan bahwa asal usul nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunnan, Tiongkok. Mengapa ada orang Negrito yang datang lebih dulu sejak tahun 1000 SM. Presentasi berjudul: “Asal Usul Penyebaran Ras Nenek Moyang Indonesia, “Proto Melayu dan Deutro Melayu” ANDREAS RAGA D 14040284007.”— Transcript presentasi:

1. Kulit kecokelatan 2. Rambut lurus 3. Badan panjang dan langsing 4. Mulut dan hidung berbentuk sedang Kebudayaan Proto Melayu: 1. Termasuk kebudayaan Batu Muda (Neolitik) 2. Hasil kebudayaan masih terbuat dari batu dan diedit dengan sangat baik 3 Kapak memanjang 4. Kapak persegi Keturunan suku Batak Proto Dayak Melayu Toraja

4 Jalur Barat/Selatan – Melewati Semenanjung Malaka, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Nusa Tenggara dengan budaya kapak persegi. – Penyebaran zaman Deutro-Melayu membawa serta budaya metal. Jalur Timur/Utara – Melalui Teluk Tonkin menuju Taiwan (Formosa), Filipina, Sulawesi dan Maluku dengan budaya Kapak Oval. – Penyebaran zaman Proto-Melayu membawa serta Kebudayaan Batu/Neolitik baru.

Gelombang I (1500 SM) Kebudayaan Neolitik Prestasi budaya Kapak persegi dan kapak lonjong Keturunan lainnya: Gayo dal Alas di Sumatra, Toraja di Sulawesi dan Suku Dayak di Kalimantan Masuknya Proto-Melayu Jalur Barat-Selatan Jalur Timur-Utara

Bahan Ajar Pertemuan Ke 9

Yunani. Vietnam, Thailand, Semenanjung Malaka lalu melintasi Selat Malaka hingga mencapai kepulauan Indonesia. Ciri-ciri 1. Kulit coklat 2. Rambut lurus 3. Badan panjang dan langsing 4. Mulut dan hidung berbentuk sedang. Keturunan Deutro Malaysia. Suku Melayu, Makassar, Jawa, Sunda, Bugis, Minang, dll. Merekalah yang merupakan keturunan asli bangsa ini.

8 Bangsa Melayu Muda mempunyai kebudayaan yang lebih maju dibandingkan bangsa Melayu Proto karena mereka dapat membuat benda-benda dari perunggu dan besi. Produk budaya yang terkenal adalah kapak corong, kapak sepatu, dan nekara. Kepadatan anak muda bangsa Malaysia menanggung pengaruh budaya metal Dongson. Kebudayaan mereka sering disebut dengan kebudayaan Dongson (dinamai berdasarkan daerah yang banyak ditemukan benda-benda logam di kawasan Teluk Tongkin). Selain budaya logam, Pemuda Malaysia juga mengembangkan budaya megalitik, yaitu budaya yang sebagian besar menghasilkan bangunan dari batu-batu besar. Hasil kebudayaan megalitik misalnya menhir (monumen batu), dolmen (meja batu), sarkofagus (peti mati), kubur batu, dan punden berundak. Suku bangsa Indonesia keturunan Bangsa Pemuda Melayu adalah suku Jawa, Melayu, Minang, dan Bugis.

Baca Juga  Jelaskan Isi Perjanjian Renville Serta Tanggapan Rakyat Indonesia

Download ppt “Asal Usul Penyebaran Ras Nenek Moyang Indonesia” Melayu Proto dan Melayu Deutro ” ANDREAS RAGA D 14040284007.”

Untuk mengoperasikan situs web ini, kami mendaftarkan data pengguna dan membaginya dengan pemroses. Untuk menggunakan situs web ini, Anda harus menerima kebijakan privasi kami, termasuk kebijakan cookie. Bangsa Melayu Proto bermigrasi ke Indonesia melalui dua jalur yaitu jalur barat dan jalur timur. Kedatangan bangsa ini membawa serta kebudayaan yang dibawa oleh masyarakat proto Melayu yang menempuh jalur timur, yaitu.

Pendapat Ahli Tentang Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Proto-Melayu diyakini berasal dari Tiongkok bagian selatan. Migrasi masyarakat Proto-Melayu ke nusantara diperkirakan sudah memasuki wilayah nusantara pada tahun 2500 SM. Proto Melayu untuk menyebut masyarakat yang merantau ke nusantara pada gelombang pertama. Suku-suku yang termasuk dalam masyarakat Proto Melayu adalah suku Toraja, Dayak, Sasak, Nias, Rejang, dan Batak. Keahlian masyarakat proto Melayu adalah bidang pertanian yang lebih baik dibandingkan dengan masyarakat Negrito.

A. Jalan Barat dimulai dari Semenanjung Malaka hingga Sumatera dan kemudian meluas ke berbagai wilayah Indonesia.

B. Jalan tersebut membentang ke arah timur dari Semenanjung Malaka lalu ke Filipina dan Minahasa. Kemudian menyebar ke beberapa daerah sekitar Minahasa.

Soal Baru di IPS Kekuasaan yang diciptakan oleh rakyat untuk rakyat… A Nasionalisme B Demokrasi C Liberalisme D) Sosialisme E Komunisme Kerajaan Kalinga (ho-ling) adalah bekas kerajaan yang terletak di Jepara, Jawa Tengah. Gaya Buddha. Apa itu? itu menunjukkan bahwa kerajaan… memiliki gaya Budha. Apa nama warisan budaya tak benda dan warisan budaya benda? Bangsa Proto-Melayu, keturunan bangsa Austronesia, merupakan pendatang pertama di nusantara. Diperkirakan mereka masuk sekitar tahun 1500 SM. dan meninggalkan keturunan berbagai suku Indonesia.

Materi Bab 2 Asal Usul Nenek Moyang Di Indonesia

Menurut pendapat para ahli, nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari tiga kelompok ras. Ini termasuk Proto Melayu (Melayu Tua), Deutro Melayu (Melayu Muda) dan bangsa primitif. Sebelum ras Proto-Melayu dan Deutro-Melayu bermigrasi ke nusantara, masyarakat primitif diketahui sudah lebih dulu tinggal di wilayah ini.

Baca Juga  Apa Yang Dimaksud Flora Dan Fauna Tipe Asiatis

Suku Melayu Proto dan Melayu Deutro adalah suku Austronesia. Suku Austronesia sendiri merupakan suku bangsa yang besar di benua Asia dan tersebar luas di berbagai belahan dunia. Setelah masuk ke nusantara, mereka disebut Melayu Indonesia atau Melayu Austronesia.

Kedatangan orang Melayu terbagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama terjadi sekitar tahun 1500 SM. dan membawa serta orang-orang Proto-Melayu. Kemudian datanglah gelombang kedua pada kurun waktu 400-300 SM atau disebut dengan kedatangan bangsa Deutro Melayu.

Namun berdasarkan teori Yunnan yang menyatakan bahwa asal muasal nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunnan, Tiongkok, sebelum bangsa Proto-Melayu dan Deutro-Melayu datang, bangsa Negrito sudah masuk terlebih dahulu. Diperkirakan orang Negrito masuk ke kepulauan Indonesia sejak tahun 1000 SM. Demikian dikutip dari buku Sejarah Indonesia SMA/MA Kelas 10 yang ditulis oleh Windriati.

Mengenal Corak Kehidupan Masyarakat Praaksara Di Nusantara

Suku Proto-Melayu diyakini sebagai nenek moyang masyarakat Melayu Polinesia. Mereka diyakini berasal dari Tiongkok selatan dan menyebar dari Madagaskar hingga pulau-pulau paling timur di Samudra Pasifik.

Trah Melayu mempunyai ciri-ciri rambut lurus, kulit sawo matang, dan mata berbentuk almond. Dikutip dari buku Sumatera Utara dalam Periodisasi karya Lister Eva Simangunsong, negara ini masuk ke nusantara melalui dua jalur, yakni dari Malaysia ke Sumatera dan dari Filipina ke Sulawesi. Mereka membawa budaya batu baru seperti kapak persegi dan kapak oval.

Bangsa Indonesia keturunan bangsa proto Melayu adalah suku Dayak dan suku Toraja. Menurut website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Suku Dayak sendiri diyakini berasal dari migrasi ras Australoid dan Mongoloid.

Suku Dayak mempunyai beberapa kelompok hasil asimilasi dengan masyarakat Melayu, seperti keluarga Dayak Kalis hingga Dayak Punan. Suku Dayak Punan diketahui merupakan suku tertua yang hidup di wilayah Kalimantan.

Modul Pjj Smt 1 Rev

Sedangkan suku Toraja yang merupakan keturunan masyarakat Proto-Melayu sering disebut sebagai “orang yang tinggal di dataran tinggi atau pegunungan”. Pada zaman Belanda, penduduk Luwu menyebutnya riaja yang artinya ‘orang yang tinggal di barat’.

Selain suku Dayak dan Toraja, banyak pendapat lain yang menyebutkan bahwa suku Sasak, Nias, dan Batak di wilayah pegunungan Sumatera Utara juga merupakan keturunan masyarakat Proto Melayu.

Bangsa proto melayu dan deutro melayu, suku bangsa proto melayu, keturunan bangsa proto melayu, hasil kebudayaan proto melayu, jalur migrasi bangsa proto melayu, ciri fisik bangsa proto melayu, kebudayaan yang dibawa bangsa proto melayu, kebudayaan proto melayu, bangsa proto melayu, peta persebaran bangsa proto melayu, pengertian bangsa proto melayu, kebudayaan bangsa proto melayu