Analisislah Peranan Pegadaian Dalam Perekonomian – No Nama Jurnal/Judul/Pengarang/Tahun Sejarah Rumusan Masalah/Metodologi Penelitian Pandangan Teori Metode Penelitian/Transformasi Review atau Komentar Hasil Penelitian

Perkembangan produk berbasis syariah sangat marak terjadi di Indonesia, termasuk pegadaian. PT Pegadaian adalah lembaga perkreditan milik negara yang kegiatan utamanya adalah meminjamkan atau menyalurkan kredit berdasarkan surat promes. PT Pegadaian (Persero) dahulu bernama Perum Pegadaian merupakan lembaga perkreditan dengan tujuan tertentu yaitu menyalurkan pinjaman berdasarkan hukum agunan untuk mencegah terjadinya penggundulan hutang, gadai liar, riba dan lain-lain. peminjaman yang tidak tepat. PT Pegadaian (Persero) merupakan salah satu cara masyarakat untuk mendapatkan kredit, baik dalam skala kecil. Fokus penelitian ini adalah menemukan strategi dalam pengembangan 4 perusahaan pegadaian di Kota Medan dengan menggunakan teori analisis IFAS dan EFAS untuk mendapatkan hasil SWOT sebagai indikator perkembangan perusahaan pegadaian.

Analisislah Peranan Pegadaian Dalam Perekonomian

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dan kualitatif, yaitu melalui wawancara langsung dan terbuka serta penggunaan kuesioner kepada responden.

Pdf) Sistem Layanan Pada Jasa Lainnya Di Pt. Pegadaian Upc Mall Merdeka Bogor

4 pegadaian syariah yaitu: Jl. Raya Setia Budi No. 84 Tanjung Rejo, Kec. Medan Sunggal, Jl. Halaman No. 105 Sei Sikambing, Jl. ROH. Hakim No. 115 (Pasar Sukorame) Medan Arya Selatan dan Jl. Kamar Tidur #185A Kel. Helvecia Kec. bidang helvetik

Pegadaian syariah di kota Medan antara lain: 1. Adanya dukungan terhadap umat Islam di kota Medan. 2. Syarat mudah dan murah yaitu cukup membawa sertifikat dan KTP. 3. Prosesnya cepat dan mudah, hanya 15 menit. 4. Cukup untuk membebankan biaya administrasi dan biaya ijarah (sewa properti). 5. Barang yang diasuransikan diasuransikan terhadap kerugian. 6. Lokasi strategis dekat pemukiman penduduk. 7. Produk

Baca Juga  Rumus Simpangan Kuartil

Produk yang beragam dan terjangkau sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 8. Jangka waktu pinjaman dapat diperpanjang tanpa membayar biaya administrasi lagi.

Berdasarkan proses SWOT yang dilakukan penulis dalam analisis kemungkinan dan hambatan dalam pengembangan pegadaian syariah di kota Medan, disimpulkan bahwa strategi atau kontribusi yang harus diperhatikan perusahaan adalah: 1. Meningkatkan pelayanan yang ada menyambut nasabah 2. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan marketing plan 3. Menjaga hubungan baik dengan existing dan new beneficiaries 4. Meningkatkan sarana dan prasarana, serta mempermudah prosedur dan batas waktu transaksi 5. Menjalin kerjasama dengan lembaga keuangan lainnya Ambil

The Gade News Edisi 188

Dan ukurannya besar, serta layanan yang mudah, cepat, dan aman. Pegadaian syariah atau dikenal dengan istilah rahn dalam operasionalnya menggunakan metode tersebut

(FBI) atau Mudharabah (bagi hasil). Karena pelanggan yang menggunakan marhun bih memiliki tujuan yang berbeda-beda, misalnya untuk konsumsi, pembayaran uang sekolah atau uang tambahan untuk bekerja. Penggunaan metode Mudharabah kurang tepat sehingga pegadaian menggunakan metode tersebut

(FBI). Melihat semakin besarnya permintaan masyarakat dan semakin diterimanya standar bisnis berbasis syariah dalam sistem perekonomian Indonesia, banyak bank dan lembaga keuangan lainnya yang tertarik untuk menerapkan standar yang sama. didefinisikan dalam kuadran SWOT:

Pada grafik di atas kita melihat perbandingan antara kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada. Kekuatan dan kelemahan saat ini adalah 30,25 kekuatan dan 11,25 kelemahan dengan 19 titik pada sumbu x, dan antara peluang dan ancaman yaitu 22 peluang dan 9 ancaman dengan 13 titik pada sumbu y. Di sini kita melihat bahwa kekuatan mendominasi kelemahan dan hasil ke-19 dan peluang lebih kuat dari ancaman ke-13. Jadi analisis Pegadaian Syariah Kota Medan sangat baik yaitu berada pada kuadran I yang berarti positif. Oleh 1. Cabang pegadaian syariah terbatas dan masih sedikit. 2. Pekerja yang memiliki banyak pekerjaan menyebabkan inefisiensi pekerja. 3. Tidak semua orang HR benar-benar memahami perbedaan antara normal dan syariah. 4. Kurangnya tenaga terlatih yang handal karena akuntansi syariah membutuhkan ketelitian dalam menghitung keuntungan. 5. Jaminan diperlukan untuk mendapatkan pinjaman. 6. Masih banyak nasabah yang merasa malu untuk datang ke pegadaian syariah. 7. Mereka tidak memiliki visi dan tujuan sendiri. 8 Kurangnya ruang penyimpanan garansi atau ruang promosi produk kecil

Baca Juga  Berikut Ini Gunung Yang Ada Di Filipina Adalah

Analisis Potensi Dan Kendala Pengembangan Pegadaian Syariah Di Kota Medan

Peranan bank syariah dalam perekonomian, peranan bank dalam perekonomian, makalah peranan uang dalam perekonomian, peranan kebijakan fiskal dalam perekonomian, peranan perbankan dalam perekonomian indonesia, peranan umkm dalam perekonomian indonesia, peranan uang dalam perekonomian, peranan koperasi dalam perekonomian, peranan pajak dalam perekonomian, peranan koperasi dalam perekonomian indonesia, peranan pasar modal dalam perekonomian, peranan kredit dalam perekonomian